Sahabat……
jika matamu berat tuk memandang aku..
maka ringankan lah kaki mu tuk pergi dariku….
jika bibir mu terpaksa senyum pada ku…
maka relakan lah wajah mu tuk berpaling dariku….
Sahabat…..
jika susah kamu melupakan kesalahan ku..
senangkan lah lidah mu tuk menghina aku…
Tapi……
Andai suatu hari nanti telinga mu mendengar bertita kematian ku….
Maka ikhlaskan lah tangan mu mengusung jenazah ku dan bisikan ke telinga ku bahwa kamu telah mema’afkan ku…..
Dan semoga kalimat terakhir itu menjadi pelita di kamar gelap ku…serta menjadi bantal selama akhir hidup ku….
1
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

